Memindahkan daftar klien dan pekerjaan dari Excel
Siapkan CSV atau XLSX, pertahankan NIK sebagai teks, petakan kolom, periksa baris bermasalah, lalu impor tanpa menimpa data lama.
Semua panduan · Diperbarui 11 Oktober 2026
1. Siapkan salinan, bukan file satu-satunya
Gunakan salinan file lama untuk penyesuaian. Impor menerima CSV UTF-8 atau XLSX, maksimal 2 MB dan 1.000 baris per berkas. Baris pertama berisi nama kolom. Pada XLSX, data dibaca dari lembar pertama; pindahkan lembar yang diinginkan ke posisi tersebut.
2. Simpan NIK sebagai teks dan tanggal secara jelas
Atur kolom NIK sebagai teks sebelum mengisi atau menempelkan data. NIK yang sudah dibulatkan oleh Excel tidak dapat dipulihkan melalui impor. Gunakan tanggal YYYY-MM-DD atau DD/MM/YYYY. Ubah formula menjadi nilai; pengimpor menolak formula dan tidak menjalankannya.
3. Impor klien lebih dahulu
Pemetaan kolom menghubungkan header file dengan isian aplikasi. Nama klien wajib. NIK individual harus 16 digit jika diisi. Untuk pekerjaan, judul dan tanggal masuk wajib; NIK atau nama klien harus cocok dengan klien yang sudah ada di kantor. Nama yang ambigu perlu diperbaiki, bukan dipilih secara acak.
4. Tinjau hasil sebelum menyimpan
Pratinjau menunjukkan baris baru, baris yang dilewati, dan kesalahan. Unduh daftar kesalahan untuk memperbaiki file sumber. Selama pratinjau, tidak ada data yang disimpan. Komit ditolak jika masih ada kesalahan atau keadaan data sudah berubah sejak pratinjau.
5. Simpan referensi impor
Sesudah berhasil, simpan nomor batch untuk penelusuran. Pengiriman ulang data yang sama tidak membuat salinan baru. Klien yang sudah terdaftar tidak ditimpa. Impor pekerjaan tidak mengimpor saldo, pembayaran, maupun tagihan lama; rekonsiliasi keuangan harus dilakukan secara terpisah.
Coba pada data contoh terlebih dahulu
Periksa hasilnya sebelum digunakan untuk pekerjaan nyata. Pengguna berwenang tetap bertanggung jawab atas kebenaran isian dan dokumen sumber.
Buka impor data lamaMenu membutuhkan login dan izin yang sesuai. Hubungi pengelola jika langkah atau akses belum sesuai kebutuhan kantor.